MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai menyusun Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dengan menggelar Forum Konsultasi Publik, Jumat (7/2/2024), di Auditorium Pemkab Muba. Forum ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pembangunan daerah yang terarah, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pj Bupati Muba H. Sandi Fahlepi, melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, H. Ali Badri, menegaskan bahwa penyusunan RKPD harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sesuai dengan Pasal 80 Permendagri Tahun 2017, yang mengamanatkan pembahasan bersama kepala perangkat daerah dan masyarakat dalam forum konsultasi publik.
“Kami ingin memastikan bahwa penyusunan RKPD ini benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat Muba. Forum ini menjadi ruang untuk menerima masukan dan saran demi penyempurnaan dokumen perencanaan,” ujarnya.
Plt Kepala Bappeda Muba, Drs. Syafaruddin, mengungkapkan bahwa tema pembangunan daerah untuk tahun 2026 adalah “Memantapkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif untuk Mendorong Transformasi Ekonomi”. Fokus utama pembangunan mencakup peningkatan daya saing ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta infrastruktur yang lebih berkualitas.
Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian dalam RKPD 2026 antara lain:
- Peningkatan kualitas SDM untuk daya saing daerah
- Pertumbuhan ekonomi yang masih perlu diperkuat
- Pembangunan infrastruktur yang lebih mendukung ekonomi
- Reformasi tata kelola pemerintahan agar lebih bersih dan efektif
- Pengentasan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi
- Pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana
Dengan menyusun RKPD berdasarkan RPJPD Kabupaten Muba 2025-2045, RPD 2023-2026, serta merujuk pada kebijakan provinsi dan nasional, Pemkab Muba berkomitmen menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih akuntabel dan berkualitas.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan stakeholder lainnya bisa aktif berkontribusi dalam proses perencanaan ini. Bersama, kita wujudkan Muba yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Syafaruddin. (*)





